Pengalaman vaksin Covid-19 Tahap 1

Wednesday, April 7, 2021

Sumber gambar: pixabay

Perjalanan pandemi kiranya sudah hampir mencapai ending, ketika para ilmuwan berhasil membuat vaksin. Aamiin. 

Walaupun bukan negara pertama yang melakukan vaksinasi covid-19 terhadap warganya, namun Indonesia resmi memulai pemberian vaksinasi secara bertahap diawali oleh Presiden Jokowi. Pak presiden disuntik pada tanggal 13 Januari 2021, dan suntikan kedua 27 Januari 2021.

Sebelumnya, vaksin sinovac yang digunakan oleh pemerintah Indonesia, telah melalui uji keamanan dan efikasi di Bandung. 

Jadi secara de facto pak presiden bukan yang pertama, ya, karena tentunya vaksin tersebut harus benar-benar diuji dulu sebelum disuntikkan ke seluruh masyarakat Indonesia. Dan wakil masyarakat yang pertama disuntik, dialah pak presiden.

Para ASN termasuk dalam jajaran masyarakat yang divaksin pada periode awal. Setahu saya, yang pertama-tama sekali itu tenaga medis, baru kemudian TNI, dan ASN secara umum. Correct me if i am wrong.

Kantor saya mendapatkan jadwal vaksin di periode akhir Maret 2021. Saya sendiri divaksin tanggal 30 Maret 2021.

Pertama-tama sebelum divaksin kita disuruh mengisi formulir biodata dan riwayat kesehatan. Untuk riwayat kesehatan, petugas medis yang membantu mengisi sambil menanyakan apakah ada riwayat penyakit berat. 

Penyakit yang ditanyakan antara lain: jantung, darah tinggi, kanker, diabetes, alergi vaksin, dan beberapa penyakit lainnya. 

Saya sarankan kalau punya penyakit apapun...bisa sekalian ditanyakan. Saya sempat bertanya apakah aman vaksin untuk penderita kolesterol tinggi? Dan ternyata aman. Jadi saya lolos skreening tahap 1. 

Setelah itu, diukur suhu tubuh dan tekanan darah. Ini skreening tahan 2. Suhu tubuh dan tekanan darah saya dua-duanya normal, jadi saya melangkah ke petugas vaksin. 

Nah, perlu saya infokan buat perempuan berjilbab, sebelum vaksin hendaknya memilih kostum yang aman ya, sehingga tidak perlu membuka seluruh pakaian kita. Memang ada ruangan khusus perempuan, tapi ada juga yang campur walau tempat vaksin tetap diletakkan di daerah yang tak banyak orang lalu lalang. 

Saya sendiri waktu itu memakai kaos lengan pendek plus cardigan. Saat suntik saya hanya melepas cardigan di bagian lengan atas dan menarik lengan kaos, lalu chuzzz. Percayalah, suntikannya nyaris tak terasa. Jarumnya kecil sangat.

Setelah disuntik, saya menuju ruang observasi untuk menunggu reaksi vaksin selama 30 menit. 

Setelah 30 menit tidak terjadi apa-apa, saya pun bebas meninggalkan ruangan dengan membawa kartu vaksin. Kartu ini harus dibawa saat mendapatkan suntikan tahap 2 nanti. Jadwal suntik kedua saya nanti adalah tanggal 27 April 2021.

Apakah benar tidak ada efek sama sekali di vaksin tahap pertama ini? Entah itu efek atau tidak, tapi malamnya saya tidur lebih cepat dari biasanya. Mulai pukul 20.00, mata sudah terasa berat. Kata beberapa teman, memang mengantuk adalah reaksi umum yang terjadi sebagai efek dari vaksin pertama.

Alhamdulillah saya sudah divaksin. Memang, vaksin ini bukan jaminan bahwa kita kemudian akan kebal terhadap virus corona. Namun setidaknya ini adalah ikhtiar menuju perlindungan diri yang lebih baik. 

Tentu saja ke depan tetap melakukan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas. Mari bersama kita wujudkan hidup bebas covid-19.**

6 comments

  1. Selamaat, Anda sudah fivaksin. Bapakku tahap kefua 10 April.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggih, selamat buat bapak juga. Aku tahap kedua tanggal 27 April, pas puasa. Semoga nggak lemes.

      Delete
  2. Wiiiiii, Mbak Indah udah divaksin 😆. Mudah-mudahan sehat terus dan terhindar dari virus covid-19 ya, Mbak. Dan mudah-mudahan bersamaan dengan ditemukannya vaksin ini, pandemi cepat berakhir. Aamiin 🤲

    Ngomong-ngomong aku belum divaksin nih, Mbak 🤭. Tapi kata keluargaku yang udah duluan divaksin, setelah vaksin reaksi yang dirasakan itu ngantuk. Sama kayak yang dirasakan Mbak Indah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin...semoga pandemi cepat berakhir. Terima kasih sudah singgah, ya...

      Delete