Scarlett Body Care, Harumnya Tak Terlupakan

Tuesday, December 28, 2021

Hai, Gaes. Kali ini saya ingin berbagi cerita mengenai pengalaman memakai body care dari Scarlett. Pasti teman-teman sudah sering mendengar brand Scarlett Whitening, kan? Itu lho, yang brand ambassadornya artis cantik Felicya Angelista.

Hmm, sudah ingat kan, wajah cantik Felicya Angelista yang suka wara-wiri di televisi? Nah, awalnya kenapa saya tertarik menggunakan Scarlett, bukan murni karena Felicya, sih. Jadi ceritanya saat itu body care yang sering saya gunakan sudah habis.

Kebetulan, saya lihat iklan Scarlett wara-wiri di media sosial saya. Tahu, kan, kemasan produk Scarlett itu kan eye catching banget. Jadi otomatis melihat warna-warni yang ceria dan gemes itu, saya jadi terpukau dan terpaku untuk menyimak. Ditambah keayuan Felicya Angelista membuat saya mantengin iklan body care Scarlett.

Lalu waktu itu ada diskon pula. Beli 5 varian Scarlett apa saja, yang biasanya seharga Rp300.000,00 bisa dibeli hanya dengan Rp275.000,00 sudah bebas ongkir! Wah, langsung menari-nari semangat belanja saya. Tanpa pikir panjang saya segera order, lho.

Saat klik iklan di media sosial, saya kemudian tersambung dengan whatsapp Scarlett official dan mendapat pelayanan yang ramah banget. Bahkan si embak2 yang melayani saya tak keberatan menjawab semua pertanyaan receh saya sebelum saya memutuskan beli produk.

Nah, sekarang saya sudah beberapa minggu memakai produk body care yang saya beli. Tentu sudah terasa manfaatnya, jadi saya berani sharing ke teman-teman semua. Saya akan share 3 varian body care yang saya beli.

1. Body Scrub Coffee

Nah, sebenarnya ada tiga varian body scrub Scarlett yaitu Romansa, Coffee, dan Pomegrante. Varian yang saya beli adalah varian Coffee. Saya jelaskan dulu ya manfaat body scrub secara umum. Jadi body scrub itu berguna untuk membantu mengangkat sel kulit mati pada tubuh, mengembalikan kelembaban kulit, mencerahkan kulit tubuh, melancarkan peredaran aliran darah, membantu rileksasi, meregenerasi kulit setelah eksfoliasi dan meningkatkan kadar hidrasi yang dibutuhkan kulit tubuh.

Gambar 1. Body Scrub Coffee (Sumber: instagram scarlett_whitening)

Scrub coffee ini butiran scrubnya halus, tidak terasa sakit di kulit. Benar-benar terasa lembab dan menyegarkan. Saya paling suka wangi kopinya yang segar membuat ingin berlama-lama di dalam kamar mandi. Saat dibilas juga tidak terlalu susah hilang, tapi tetap meninggalkan rasa lembab yang menenangkan.

Gambar 2. Ini Body Scrub Coffee Punya Saya (Dokpri)

Body scrub ini bisa digunakan sebanyak 1-2 kali dalam seminggu. Cara menggunakannya mudah. Ambil secukupnya body scrub, oleskan dengan menggosok lembut di bagian tubuh yang ingin discrubbing. Diamkan hingga setengah mengering, lalu gosok pelan-pelan  hingga semua sel-sel kulit mati terangkat.                                              

2. Brightening Shower Scrub

Setelah membersihkan tubuh dengan body scrub, sekarang saatnya mandi dengan sabun dari Scarlett. Terdapat tujuh varian shower scrub dari Scarlett, yaitu Green-Watery Fruity (Cucumber), Citrus-Fruity Floral (Mango), Floral-Fruity Gourmand (Pomegrante), Coffee, Jolly, Freshy, dan Charming. Banyak, kan? Dan semuanya harum. Varian yang saya beli adalah Jolly.

Gambar 3. Tujuh Varian Shower Scrub dari Scarlett (Sumber: ig scarlett_whitening)

Manfaat Brightening Shower Scrub ini adalah untuk membantu memaksimalkan saat membersihkan tubuh, mengangkat sel kulit mati, membuat kulit menjadi lebih halus setelah eksfoliasi, mengembalikan kelembaban kulit, dan mencerahkan kulit tubuh.

Gambar 4. Shower Scrub Jolly yang Wanginya Lembut (Dokpri)

Wangi jolly sangat lembut dan menenangkan. Teksturnya lembut dan tidak lengket. Membilasnya mudah dan tetap meninggalkan kelembaban di kulit.

3. Fragrance Brightening Body Lotion

Body lotion harus dipakai setiap hari untuk memberikan hasil yang maksimal. Karena kulit saya kering, maka penggunaan body lotion adalah wajib. Saat kulit kering, saya lebih sering terkena gatal. Jika digaruk, struktur kulit akan berubah. Menggunakan lotion sangat membantu membuat kulit lembab dan mengurangi rasa gatal yang biasanya saya alami.

Body lotion dari Scarlett ada lima varian yaitu Romansa, Fantasia, Charming, Freshy, dan Jolly. Saya memilih untuk membeli varian Jolly. Sumpah, wanginya enak dan tahan lama. Jadi selain melembabkan, saya juga merasa nyaman karena harum body lotion ini bisa menemani sepanjang hari, termasuk saat saya bekerja di kantor.

Gambar 5. Body Lotion Jolly (Sumber: ig scarlett_whitening)

Body lotion dari Scarlett memiliki kandungan Glutathione, Vitamin E, Niacinamide dan Kojic Acid. Khusus untuk Kojic Acid, salah satu manfaat kandungan ini bisa membantu melawan radikal bebas yang berpotensi merusak kulit akibat sinar UV.

Manfaat body lotion adalah membantu mengembalikan kelembaban kulit tubuh, mencerahkan kulit tubuh, menutrisi kulit tubuh, menyegarkan dan memberikan keharuman lebih lama. Untuk hasil terbaik, body lotion ini harus dipakai setiap hari. Apabila diaplikasikan setelah melakukan proses eksfoliasi, juga bisa.

Gambar 6. Scarlett Body Care (Dokpri)

Ada lagi tambahan info yang perlu diketahui mengenai rangkaian body care dari Scarlett ini, yaitu produk ini dapat digunakan untuk semua jenis kulit dan aman bagi ibu hamil serta menyusui. Selain aman untuk ibu hamil dan menyusui, semua produk Scarlett juga sudah terdaftar di Badan POM, yaitu lembaga yang bertugas di bidang pengawasan obat dan makanan. Prinsip saya dalam memilih produk skincare harus yang aman dan Scarlett memenuhi semua ekspektasi saya.***

Empat Masjid Indah di Kota Makassar, Singgah dan Sholat di Sana, Yuk!

Saturday, December 11, 2021

Siapa yang tak kenal Kota Makassar? Kota yang dahulu pernah bernama Ujung Pandang ini adalah ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki banyak masjid indah dan keren. Apa kau sudah tahu empat masjid indah di Kota Makassar? Yuk, sempatkan untuk singgah dan sholat di sana. 

Keempat masjid tersebut adalah sebagai berikut:

1. Masjid Raya Makassar

Masjid Raya Makassar (Sumber: instagram @masjidrayamakassar.pengurus)

Masjid Raya Makassar terletak di jalan Masjid Raya. Masjid ini dibangun tahun 1948 dan selesai pada tahun 1949. Masjid ini dirancang oleh M. Soebardjo yang merupakan pemenang sayembara desain yang diadakan oleh panitia pembangunan Masjid Raya. Pembangunan masjid diprakarsai oleh KH. Ahmad Bone, seorang ulama asal Bone dengan dana awal pembangunan masjid hanya Rp 60 ribu.

Masjid Raya Makassar pernah menorehkan sejarah karena awalnya juga dijadikan tempat para pejuang kemerdekaan. Harum Masjid Raya berkumandang lagi ke seantero Indonesia ketika masjid ini menjadi  tempat pelaksanaan gelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) pertama tahun 1955. 

Masjid ini direnovasi dari tahun 1999 hingga tahun 2005 dan dirombak total dari bentuk aslinya. Bangunannya yang cukup luas  dapat menampung 10.000 jemaah, dan halamannya dapat menampung lebih banyak lagi Jemaah.

Salah satu daya tarik Masjid Raya Makassar adalah terdapatnya Al-Qur'an raksasa yang berukuran 1 meter x 1,5 meter dengan berat 584 kilogram. Kitab suci ini ditulis oleh KH.Ahmad Faqih Muntaha, anak dari penghafal dan penulis kaligrafi terkenal KH.Muntaha Al-Hafidz.

2. Masjid Al Markaz Al Islami

Masih di jalan Masjid Raya, kurang lebih satu kilometer dari Masjid Raya Makassar, berdiri Masjid Al Markaz Al Islami. Masjid ini dibangun menggunakan dana awal sebesar Rp 11 miliar pada tahun 1994.

Pembangunan masjid Al Markaz Al Islami diinisiasi oleh Jenderal M. Yusuf. Awalnya saat menjalankan ibadah haji, M. Yusuf sangat tertarik dengan keindahan masjid Nabawi di Madinah. M Yusuf meminta kepada Yusuf Kalla untuk membangun masjid dengan menara yang hampir setinggi masjid Nabawi.

Akhirnya dengan dana awal Rp 11 miliar hasil donasi beberapa pengusaha, masjid Al Markaz Al Islami selesai dibangun dalam waktu 11 bulan. Masjid ini merupakan masjid terluas di Sulawesi Selatan. Bangunan masjid dapat menampung 50.000 jemaah. Tidak hanya tempat ibadah, masjid yang terdiri dari 3 lantai ini juga memiliki aula, koperasi, pusat pendidikan, kantor sekretariat dan juga kantor Majelis Ulama Indonesia cabang Sulawesi Selatan.

Sejak akhir Desember 2005, melalui rapat pengurus Yayasan Islamic Centre di Jakarta, nama masjid diubah menjadi Al Markaz Al Islami Jenderal M. Yusuf, sebagai penghargaan terhadap alm Jenderal M. Yusuf sebagai pencetus gagasan pembangunan kompleks masjid dan pendidikan Islam tersebut.

3. Masjid Amirul Mukminin (Masjid Terapung Makassar)

Masjid Amirul Mukminin terletak di pantai Losari. Dibangun dengan konsep 'floating mosque', masjid ini dibangun di atas tumpukan beton menancap di dasar laut. Sekilas menyerupai rumah panggung tradisional Bugis - Makassar. Dengan dominasi warna putih, biru, dan abu-abu, masjid ini tidak terlalu besar namun tampak cantik dan dari kejauhan seolah-olah mengapung di laut.

Masjid Amirul Mukminin dibangun pada tahun 2009 dan diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla tanggal 21 Desember 2012. Masjid berlantai tiga ini mampu menampung sekitar 400 hingga 500 jemaah. Untuk mencapai lantai atas, Anda dapat menaiki tangga yang melingkar di bagian luar masjid. Sebelum masuk masjid di lantai atas, terdapat balkon yang bisa digunakan untuk foto-foto atau sekadar memandang lautan lepas dan menikmati segarnya angin pantai.

4. Masjid 99 Kubah Makassar

Masjid 99 Kubah Makassar (Sumber: instagram @cokdesmara)

Masjid 99 Kubah Makassar adalah masjid unik yang dibangun di kawasan pantai Losari, tepatnya di kawasan CPI (Center Point of Indonesia), Makassar. Masjid 99 Kubah adalah hasil rancangan Ridwan Kamil semasa yang bersangkutan menjadi Walikota Bandung. Dibangun mulai tahun 2017, masjid ini dijadwalkan akan rampung tahun 2022.

Masjid ini sangat cantik dan unik. Didominasi warna oranye, masjid yang terdiri dari kubah-kubah berbagai ukuran ini tampak mencolok terlihat dari jauh.

Masjid ini memiliki luas bangunan 72 meter x 45 meter dan bisa menampung sekitar 13 ribu jemaah. Bangunan yang difungsikan sebagai tempat ibadah terbagi menjadi tiga bagian. Ruang salat dapat menampung 3.880 jemaah; ruang mezzanine (ruang tambahan) dapat menampung 1.005 jemaah; dan pelataran suci menampung 8.190 jemaah.

Meski belum selesai dibangun, namun masjid ini sudah memiliki pesonanya sendiri. Tiap sore suasana sekitar masjid selalu ramai oleh warga sekitar maupun wisatawan yang hendak menikmati sunset di Losari.

Nah, itulah empat masjid di Kota Makassar. Coba, masjid yang mana yang sudah kamu kunjungi dan apa kesanmu saat berkunjung dan sholat di sana? Tuliskan kesanmu di kolom komen, ya.*

*Artikel ini sudah terbit di sini dengan beberapa perubahan.